RSS

Like Father Like Son

16 Okt

Profesional dalam perjalanan ke kantor, saya membaca koran pagi yang menurunkan kisah sukses seorang pemuda yang baru berumur 17 tahun. Dia dianggap bertangan dingindi bidang saham sering jadi rujukan bahkan oleh pemain saham senior. Di dalam usianya yang masih belia itu dia sudah sukses secara materi. Padahal dulunya dia sangat tidak suka dengan permainan saham. Bagaimana dia bisa sesukses ini ?

” Ayah saya pemain saham”, ujarnya kepada wartawan koran itu. ” Sejak umur 10 tahun, saya sudah dilatih Papa untuk memonitor saham di layar kaca “. Bukan hanya itu, ayahnya memodalinya 100 juta rupiah sebagai tahap awal. ” Dalam tempo singkat, tinggal 7 juta “, ujarnya. Namun dari situ dia belajar untuk lebih cermat. Lewat proses belajar yang tak kenal lelah lebih baik lewat buku, internet, pelatihan maupun bertanya, dia mulai mahir berselancar di lautan saham.

Profesional, ingin jadi apakah anak-anak Anda ? Apa yang Anda tanamkan hari akan menjadi pohon yang kuat dan perkasa di kemudian hari. Apakah Anda menanam benih yang baik kepada anak-anak. Anda atau membiarkan taman hatinyadipenuhi ilalang ? Pilihan ada di tangan Anda. Yang jelas, pepatah yang berkata, ” Kacang ora ninggalno lanjarane ” ( sayur kacang tidak akan jauh dari kumpulannya ). Peran kita sebagai orang tua sangat besar di dalam membangun atau menghancurkan masa depan anak kita

Ayat Renungan :

Tetapi Daud berkata kepada Saul : ” Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya “

1 Sam 17 : 34a

Doa :

Bapa, ajar aku untuk menjadi orang tua yang bertanggung jawab terhadap karier dan masa depan anak-anak saya

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2011/10/16 in Renungan Pagi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: